Mantan pemain Barcelona Dani Alves memenangkan bandingnya atas dakwaan penyerangan seksual setelah pengadilan Spanyol membatalkan putusan tersebut pada hari Jumat.
Alves dinyatakan bersalah pada bulan Februari 2024 atas tuduhan memperkosa seorang wanita di sebuah kelab malam pada bulan Desember 2022 dan dijatuhi hukuman 4½ tahun penjara. Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi mengenai sepak bola menarik lainnya hanya klik FOOTBALLUV.
Pembatalan Vonis Pengadilan Spanyol
Pengadilan Spanyol telah membatalkan vonis bersalah terhadap Dani Alves atas kasus penyerangan seksual setelah menerima banding yang diajukan oleh mantan pemain Barcelona tersebut. Keputusan ini membatalkan vonis sebelumnya yang dijatuhkan pada Februari 2024, di mana Alves dinyatakan bersalah atas pemerkosaan seorang wanita di kelab malam pada Desember 2022 dan dihukum 4,5 tahun penjara.
Selama persidangan tiga hari, Alves terus membantah semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Pengadilan memutuskan bahwa bukti yang ada tidak cukup kuat untuk mengesampingkan asas praduga tak bersalah yang dimiliki Alves. Putusan ini didasarkan pada peninjauan kembali bukti dan kesaksian yang diberikan selama persidangan di pengadilan yang lebih rendah.
Hakim banding menyatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kesaksian penggugat dan bukti rekaman video yang diambil sebelum kejadian di kamar mandi kelab malam. Kasus Dani Alves menjadi perhatian utama karena merupakan kasus pertama yang disidangkan setelah Spanyol memperbarui undang-undang terkait kejahatan seksual pada tahun 2022.
Undang-undang baru ini, yang dikenal sebagai “hanya ya berarti ya”, menekankan bahwa persetujuan harus dinyatakan secara eksplisit, sehingga diam atau pasif tidak dapat dianggap sebagai persetujuan. Perubahan undang-undang ini merupakan respons terhadap gelombang protes yang muncul setelah kasus pemerkosaan massal di Pamplona pada tahun 2016.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kronologi Kasus
Kejadian yang menjadi dasar kasus ini terjadi pada 30 Desember 2022, di sebuah kelab malam di Spanyol. Alves dituduh melakukan pelecehan seksual di kamar mandi kelab malam tersebut. Pada 20 Januari 2023, Dani Alves ditangkap oleh polisi atas dugaan kasus ini.
Selama proses pemeriksaan, Alves memberikan keterangan yang berubah-ubah. Awalnya, ia membantah semua tuduhan. Kemudian, ia mengakui berada di lokasi kejadian tetapi membantah melakukan tindakan apapun. Pada akhirnya, Alves mengakui melakukan aktivitas seksual dengan wanita tersebut, tetapi mengklaim bahwa hal itu dilakukan atas dasar persetujuan bersama.
Wanita yang menjadi korban menyatakan bahwa Alves tidak mengizinkannya keluar dari kamar mandi dan melakukan tindakan kekerasan seperti menampar, menghina, serta memaksa dirinya untuk berhubungan seks tanpa persetujuannya. Alves membantah semua tuduhan kekerasan tersebut. Setelah melalui serangkaian proses persidangan, Dani Alves dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara 4,5 tahun serta denda sebesar 150 ribu euro.
Baca Juga: Manchester United Siap Bajak Bintang Borussia Dortmund, Felix Nmecha
Argumen Pembelaan dan Kontroversi Putusan
Dalam persidangan, Alves menyatakan bahwa wanita tersebut tidak pernah meminta dirinya untuk berhenti dan bahwa keduanya menikmati waktu bersama. Ia juga membantah telah melakukan tindakan kekerasan. Pengacara Alves berargumen bahwa video dari kamera keamanan klub malam menunjukkan bahwa wanita tersebut menari dengan gerakan seksual yang mengindikasikan ketertarikannya pada Alves.
Namun, pengacara korban berpendapat bahwa undang-undang baru Spanyol membuat perilaku korban sebelumnya menjadi tidak relevan, karena yang terpenting adalah apakah korban mengatakan “tidak” pada saat kejadian. Terlepas dari itu, pengadilan banding akhirnya membatalkan vonis tersebut dengan alasan kurangnya bukti yang cukup.
Putusan ini memicu kontroversi dan kekecewaan dari pihak korban. Jaksa penuntut sebelumnya menginginkan hukuman Alves ditingkatkan menjadi sembilan tahun, sementara pengacara korban meminta hukuman 12 tahun. Keputusan pengadilan banding ini dapat diajukan banding ke Mahkamah Agung Spanyol.
Dampak pada Karier dan Reputasi Dani Alves
Kasus ini telah memberikan dampak yang signifikan terhadap karier dan reputasi Dani Alves. Pumas, klub Liga MX tempat Alves bermain saat penangkapan, segera memutuskan kontraknya. Barcelona, klub tempat Alves meraih banyak kesuksesan, bahkan menghapus namanya dari daftar pemain legenda mereka.
Meskipun dibebaskan dari tuduhan, Alves tetap harus menghadapi konsekuensi atas kasus ini. Ia diwajibkan membayar uang jaminan sebesar 1 juta euro, menyerahkan paspornya, dan melapor ke pengadilan setiap hari Jumat. Kasus ini menjadi pengingat bahwa bahkan tokoh-tokoh terkenal pun dapat menghadapi konsekuensi hukum atas tindakan mereka.
Sebelum kasus ini, Dani Alves dikenal sebagai salah satu pemain sepak bola tersukses di generasinya. Ia telah memenangkan puluhan gelar bersama klub-klub elite seperti Barcelona, Juventus, dan Paris Saint-Germain. Namun, kasus ini telah menodai reputasinya dan meninggalkan warisan yang kontroversial. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan klik footballuv.com.