Barcelona kembali diterpa kabar buruk jelang leg pertama semifinal Copa del Rey. Marcus Rashford dipastikan absen karena cedera lutut yang dialaminya saat kemenangan LaLiga melawan Mallorca. Pelatih Hansi Flick menegaskan langkah ini sebagai tindakan pencegahan demi keselamatan pemain.

Cedera Rashford menambah daftar panjang masalah kesehatan Barcelona. Bersama Raphinha, Pedri, Gavi, dan Andreas Christensen, Blaugrana harus menyiasati absennya pemain penting menjelang duel krusial melawan Atletico Madrid di Metropolitano. “Situasinya tidak mudah, tapi saya percaya pada tim saya,” ujar Flick dalam konferensi pers.
Meski dipinjam dari Manchester United, Rashford diyakini tidak akan absen dalam waktu lama. Namun, ketidakpastian masih membayangi kapan pemain Brasil Raphinha bisa kembali berlatih penuh. Barcelona pun harus berhati-hati agar cedera para pemain kunci tidak bertambah parah.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Hansi Flick Kelola Krisis Tim
Flick menekankan pentingnya pendekatan bertahap dalam menangani cedera para pemainnya. Ia menyebut bahwa Raphinha masih menjalani proses pemulihan, dan segala tindakan harus dilakukan dengan hati-hati. “Dia selalu memberikan intensitas tinggi dalam pertandingan, jadi kita harus menjaga kondisinya,” kata Flick.
Selain itu, absen Pedri, Gavi, dan Christensen membuat Flick harus lebih kreatif menyusun strategi. Ia menekankan bahwa meskipun tim menghadapi keterbatasan pemain, semangat tim tetap menjadi kunci untuk melawan Atletico Madrid.
Manajer asal Jerman ini juga menegaskan bahwa tekanan terhadap tim tidak berkurang meski harus menghadapi absensi beberapa pemain penting. Semangat kolektif dan fokus pada setiap laga menjadi modal utama Barcelona untuk tetap bersaing di Copa del Rey.
Baca Juga: Barcelona Putuskan Mundur dari Liga Super: Ini Alasan dan Dampaknya
Perjalanan Barcelona di Copa del Rey

Barcelona mencapai semifinal dengan mengalahkan Guadalajara, Racing Santander, dan Albacete. Kekalahan Real Madrid di babak sebelumnya menambah sorotan terhadap performa Blaugrana di turnamen ini.
Leg pertama melawan Atletico akan menjadi ujian pertama mereka menghadapi tim LaLiga di kompetisi musim ini. Flick menolak anggapan bahwa perjalanan mereka sejauh ini lebih mudah karena lawan-lawan sebelumnya berasal dari kasta di bawah LaLiga.
Leg kedua dijadwalkan pada 3 Maret di Spotify Camp Nou. Pemenang duel ini akan menghadapi Real Sociedad atau Athletic Club di final yang digelar pada bulan April, membuka peluang Barcelona kembali meraih trofi Copa del Rey.
Tantangan Barcelona Menuju Final
Krisis cedera menjadi ujian berat bagi Barcelona. Hansi Flick harus menyeimbangkan strategi dan kondisi fisik para pemain yang tersisa. Keputusan untuk tidak memaksakan Rashford dan Raphinha menjadi bukti pendekatan hati-hati tim.
Meski demikian, semangat juang tim tetap tinggi. Absennya beberapa pemain kunci bukan berarti Barcelona kehilangan motivasi. Setiap pemain yang tampil dituntut memberikan performa maksimal untuk menjaga peluang melaju ke final.
Dengan strategi tepat dan kerja sama tim yang solid, Barcelona masih memiliki peluang untuk menembus final Copa del Rey. Fleksibilitas Flick dalam memanfaatkan skuad yang terbatas menjadi kunci menghadapi Atletico Madrid dan langkah selanjutnya. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballuv.com.
