Ivan Rakitic memberikan pandangan menarik mengenai masa depan rekan senegaranya, Luka Modric, yang saat ini menjadi tulang punggung lini tengah AC Milan. Mantan pemain Kroasia ini yakin Modric masih mampu tampil di level tertinggi untuk setidaknya dua hingga tiga musim ke depan.

Sejak bergabung dengan Rossoneri, Modric memberikan dampak besar bagi tim. Kehadirannya menambah stabilitas di lini tengah, memimpin permainan, dan menjadi pengatur tempo yang sangat dibutuhkan oleh skuad Massimiliano Allegri.
Rakitic menekankan bahwa pengalaman dan kepemimpinan Modric membuatnya tetap relevan meski usianya telah menginjak kepala tiga. Hal ini membuat AC Milan memiliki pemain veteran yang masih mampu bersaing di kompetisi papan atas Eropa.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Motivasi dan Ambisi Modric
Dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport, Rakitic menyebut bahwa keinginan Modric untuk meraih trofi menjadi motivasi utama tetap tampil impresif. “Masih ada beberapa pertandingan tersisa, dan dalam sepak bola, jangan pernah mengatakan tidak mungkin. Mengenal Modric, dia pasti belum menyerah,” kata Rakitic.
Modric dinilai memiliki dedikasi tinggi untuk kepentingan tim. Rakitic membandingkan mental Modric dengan legenda AC Milan, Gennaro Gattuso, yang selalu menempatkan tim di atas kepentingan pribadi. “Jika tim membutuhkan dia tampil lebih keras atau memimpin seperti Gattuso, dia akan melakukannya,” ujar Rakitic.
Ambisi Modric ini juga terlihat dari penampilannya yang konsisten, baik dalam menjaga lini tengah maupun memberi inspirasi bagi pemain muda. Keuletannya menjadi faktor penting bagi AC Milan dalam mengejar gelar musim ini.
Baca Juga: Kyle Walker Akhiri Karier Internasional Setelah 14 Tahun Bersama Inggris
Prediksi Masa Depan Modric

Rakitic yakin Modric masih memiliki peluang untuk bermain di level tertinggi selama dua hingga tiga musim mendatang. “Hanya satu musim? Menurut saya, Modric masih bisa bermain setidaknya dua atau tiga musim lagi,” tegas Rakitic.
Mantan gelandang Barcelona ini juga menyoroti pengaruh Modric dalam pertandingan besar. Kehadirannya memberi ketenangan di lini tengah dan mampu mengatur ritme permainan, terutama saat menghadapi tim kuat seperti Inter Milan.
Meski Inter unggul tujuh poin di klasemen, Rakitic percaya AC Milan dengan Modric tetap memiliki peluang. “Derbi hari Minggu menunjukkan bahwa Milan tidak berada di posisi itu secara kebetulan dan mampu berjuang untuk meraihnya,” tambah Rakitic.
Peran Penting Modric untuk Tim
Modric bukan hanya pemain yang cerdas secara teknis, tetapi juga pemimpin sejati bagi tim. Keputusan dan pengalamannya membantu tim membuat keputusan penting di lapangan, baik dalam bertahan maupun menyerang.
Rakitic menekankan bahwa kepentingan terbaik tim selalu menjadi prioritas Modric. Sikap profesional dan kepemimpinannya di dalam maupun luar lapangan membuatnya menjadi sosok yang dihormati rekan setim dan lawan.
Dengan pengalaman dan motivasi tinggi, Modric diprediksi tetap menjadi pilar penting AC Milan dalam beberapa musim mendatang. Kehadirannya memastikan lini tengah tim tetap kuat dan berpotensi membantu Milan meraih gelar domestik maupun di kompetisi Eropa. Buat kalian yang ingin mencari informasi tentang berita dan perkembangan sepak bola menarik lainnya, kalian bisa kunjungi di footballuv.com.
